Jumat, 09 Juni 2017

Balita Mudik


8 Tips Membawa Balita Mudik

Sahabat Mandiri, seperti sudah kita ketahui bersama, saat lebaran tiba, ada tradisi yang dilakukan oleh orang Indonesia, yaitu mudik. Mudik atau pulang kampung ini biasa dilakukan saat beberapa hari sebelum lebaran, agar dapt berkumpul di hari Raya Idul Fitri bersama orang-orang yang tercinta. Namun, bagaimana jika kita mudik dengan membawa bayi atau balita? Bagaimana cara agar anak-anak kita pun merasa nyaman meski kepadatan lalu lintas tak terhindarkan? Di bawah ini adalah beberapa tips dalam membawa balita saat mudik tiba.

1. Pilih jalur transportasi yang nyaman dan sesuai budget.
Tidak semua orang mampu mudik dengan menggunakan jalur udara untuk meersingkat perjalanan mudik. Namun, yang perlu diperhatikan adalah apapun yang kita pilih, pastikan faktor pendukung kenyamanan untuk anak tetap kita usahakan.

2. Persiapkan bekal yang cukup untuk anak selama perjalanan.
Membawa bekal sendiri jauh lebih baik. Karena kita belum tentu mendapatkan makanan yang sesuai dengan kondisi anak kita. Termasuk cemilan-cemilan yang diperlukan.

3. Persiapkan aktivitas atau mainan anak.
Perjalanan yang cukup jauh dan lama perjalanan yang bisa menjdi berkali lipat dibanding hari biasa, tentu akan membuat anak merasa bosan. Mempersiapkan aktivitas atau mainan yang disukai anak akan mengurangi rasa bosan selama perjalanan.

4. Gunakan pakaian yang nyaman untuk anak.
Bahan yang menyerap keringat akan membuat nyaman anak. Dan saat anak sudah merasa gelisah karena pakaiannya sudah tidak nyaman, kita dapat menggantinya dengan pakaian yang baru.

5. Jika memungkinkan, lakukan perjalanan saat belum terjadi arus puncak mudik.
Kita dapat memilih waktu untuk mudik sesuai dengan kondisi kita. Jika kita mudik saat belum terjadi arus puncak, kondisi lalu lintas masih belum terlalu ramai, sehingga waktu perjalanan bisa lebih singkat.

6. Jika kita menempuh perjalanan mudik yang cukup panjang, lebih dari 1 hari, usahakan beristirahat untuk sementara waktu. 
Bisa dengan menginap dulu di hotel untuk beristirahat. Agar anak kita yang masih balita, memiliki waktu untuk beristirahat dan tempat yang nyaman untuk memulihkan penat selama perjalanan.

7. Ajak anak untuk berbicara tentang perjalanan yang akan dihadapinya saat ini.
Anak akan merasa terlibat saat ia diajak berbicara tentang ap yng akan ia hadapi. Rasa ini akan mampu membuatnya nyaman dan tenang dalam menghadapi perjalanan kali ini.

8. Tentu saja yang penting adalah berdoa agar perjalanan kita selalu dilindungi Allah dan menjadi perjalanan yang barakah.

Semoga tips tadi dapat membantu sahabat dalam mempersiapkan perjalanan mudik kali ini. Niat untuk menjaga silaturahim dengan mudik, insyaallah akan terlaksana dengan baik.

0 komentar:

Posting Komentar

Scroll To Top