Selasa, 08 Maret 2016

MERAIH KEMUDAHAN REZEKI

4 TIPS MERAIH KEMUDAHAN REZEKI

Jika sebelumnya kita membahas 4 hal yang bisa memandekkan rezeki, kali ini kita akan membahas 4 hal yang bisa memudahkan rezeki kita. Rezeki adalah pemberian Allah yang diberikan kepada manusia. Kita harus yakin bahwa Allah akan mempermudah hamba-hamba yang mendekatkan diri denganNya. Berikut 4 cara mendekatkan diri kepada Allah yang Insya Allah akan memudahkan rezeki kita.

Sholat malam

Ini adalah salah satu kebiasaan Rasulullah SAW. Bahkan jauh sebelum menjadi rasul dan menerima perintah shalat beliau sudah sering bangun tengah malam merenungkan banyak hal bahkan termasuk pencipta alam ini. Beliau lagi bermunajat di tempat sepi bernama Gua Hira waktu malaikat Jibril yang diutus oleh Allah mendatangi beliau untuk menerima wahyu yang pertama. Memperbanyak sholat malam akan memudahkan rezeki. Bangun di keheningan malam saat semua orang sedang tertidur lelap dalam upaya mendekatkan diri kepada Allah.

Banyak istighfar di awal pagi

Istighfar adalah permohonan ampun kepada Allah atas segala dosa dan kekhilafan kita. Sebagai manusia kita tidak luput dari berbagai kesalahan dan kekhilafan. Istighfar adalah pengakuan akan kelemahan kita sebagai manusia. Senantiasa berbuat salah adalah sifat kita. Allah sangat faham maka Dia akan mengampuni semua dosa yang kita lakukan (kecuali dosa syirik) asal kita mohon ampunan dengan sungguh-sungguh. Istighfar akan mendekatkan kita kepada Allah Sang Maha Pemberi Rezeki. Allah sangat suka kepada hambaNya yang bersungguh-sungguh menyadari kesalahan dan ingin memperbaikinya. Hal ini akan berdampak pada kemurahan Allah memudahkan rezeki kita yang rajin beristighfar.

Menepati janji

Janji adalah utang. Setiap janji yang telah kita keluarkan maupun yang kita simpan dalam hati Allah mengetahuinya. Adapun sifat manusia yang suka lupa membuatnya jadi tidak konsisten dengan janjinya. Janji sangat terkait dengan keterkaitan kita pada sesama manusia. Mengingkari janji sama saja dengan kita melecehkan dan menganggap orang lain tidak penting. Misalnya kita berjanji untuk bertemu dengan seseorang kemudian sengaja tidak datang tanpa pemberitahuan, membuat orang lain menunggu adalah perbuatan yang tercela. Orang lain sudah meluangkan waktunya yang berharga untuk sekadar menunggui kita. Bagaimana kalau dibalik, kita yang harus menunggu orang lain yang tidak ada kepastian akan datang. Pasti akan mengesalkan bukan?
Rezeki Allah bisa saja datang melalui orang lain. Jika kita selalu menepati janji, akan membuat orang lain suka dan percaya kepada kita. Hubungan kita dengan sesama menjadi baik. Hal itu akan mempermudah rezeki Allah datang pada kita.

Zikir di awal hari dan di akhirnya.

Berzikir adalah upaya mengingat Allah. Kita dianjurkan untuk selalu mengingat dan menyebut nama Allah setiap saat dalam kehidupan kita. Zikir adalah salah satu cara mengutamakan Allah dalam setiap gerak langkah kita. Jika kita mengutamakan Allah maka rezeki kita akan dimudahkan karena Allah sangat menyukai orang yang mendekatkan diri kepadanya. 

Kita sebatas menjalankan cara-cara yang diajarkan Al Quran dan hadits dalam mempermudah dan memperlancar rezeki, tapi bukan kita yang menentukan kapan rezeki itu diterima, apakah lancar atau seret, apakah jumlahnya banyak atau sedikit. Tapi yang harus kita camkan jika kita berusaha / mengusahakan sesuatu insya Allah ada hasilnya. Allah tidak akan menyia-nyiakan semua usaha yang dilakukan hambanya, karena Dia Maha Melihat dan Maha Adil. Kalau tidak diberi di dunia ini, pasti diberi saat hari perhitungan nanti.

0 komentar:

Posting Komentar

Scroll To Top