Sabtu, 12 Maret 2016

Mekah dan Madinah

Sejarah Kota Mekah dan Madinah

Kota Mekah dan Madinah adalah dua kota penting bagi agama islam. Dari Mekah Nabi Muhammad lahir dan di  Madinah-lah Islam dibangun dan di sebarkan di seluruh dunia. Agaknya penting untuk mengetahui sejarah kota Mekah dan Madinah untuk menambah pengetahuan dan keimanan kita tentang islam terutama bagi jamaah Haji dan umroh sehingga ketika mengunjungi kota ini ada perasaan memulyakan kedua kota yang penuh berkah tersebut. Berikut ini sejarah ringkas kedua kota tersebut:


I. Sejarah kota Mekah

Kota Mekah berasal dari kata imtakka artinya mendesak atau mendorong. Pengertian tentang mendesak/mendorong akan lebih jelas dengan penjelasan di bawah. Dalam Alquran kota mekah disebut dengan bakkah sebagaiman firman alloh taala:

Sesungguhnya tempat yang pertama kali dibangun untuk tempat beribadah manusia adalah Baitulloh di Bakkah (Mekah) yang memiliki berkah dan petunjuk bagi seluruh alam (Qs ali imron:96).

Asal kata Bakkah berasal dari kata bakka-yabbuku artinya menekan, mendesak/mendorong  karena Mekah menekan leher orang-orang yang sombong demikian penjelasan dalam tafsir jalalain untuk Qs Ali imron:96.

Orang pertama kali tinggal di kota Mekah adalah Ismail alaihisalam dan ibunya siti hajar , tatkala keduanya ditinggal di lembah itu oleh nabi ibrahim atas perintah alloh taala. Sebelum meninggalkan mereka nabi ibrahim berdoa kepada Alloh taala:

Ya rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanaman di dekat rumahMu yang di hormati. Ya rabb kami yang demikian itu agar mereka mendirikan sholat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rejekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur (Ibrahim: 37)

Setelah itu ditengah kehausan karena tidak adanya air, ketika nabi ismail menjejakkan kakinya dengan kuasa-Nya muncullah air zam-zam yang diberkahi. Secara kebetulan lewatlah kafilah dari jurhum yang baru saja pulang dari syam, ketika mereka melihat air maka mereka meminta izin untuk tinggal didekat situ.  Akhirnya tinggallah nabi ismail bersama mereka dan merekalah penghuni pertama kota Mekah. Ketika dewasa nabi ismailpun akhirnya menikah dengan keturunan dari kafilah jurhum yang kemudian keturunannya disebut dengan arab mustaribah oleh para sejarawan.

Letak Geografis Kota Mekah

Kota mekah terletak 280 meter dari atas permukaan laut,sejauh 430 km dari arah selatan kota madinah dan sejauh 73 km dari jedah dari arah timur. Kota Mekah berada di lembah ibrahim yang terkurung diantara gunung Falaq dan gunung Quaiquan dari arah utara, gunung Abu Hudaidah dari arah barat, gunung Kudai dari arah selatan, gunung Abi qudais di arah tenggara.

Ada 2 sejarah besar yang berkenaan dengan kota Mekah yaitu yang pertama hancurnya Abrahah seseorang raja dari Habasyah yang hendak menghancurkan Kabah. Yang kedua adalah lahirnya nabi muhammad shallallahu alaihis wa salam, yang kemudian menyebabkan perubahan besar di kota mekah karena dakwah beliau tentang ketuhanan yang akhirnya merubah peradaban manusia sampai sekarang.

II. Sejarah kota Madinah 

Dalam sebuah hadist jabir bin samurah r.a mengatakan aku mendengar rosululloh saw bersabda,”Alloh swt menamai Madinah dengan nama Thabah (HR Muslim)

Didalam sebuah riwayat lain, nama Madinah dinamai dengan nama Thaibah, maknanya bagus dan suci. Maksudnya adalah Madinah suci dari kesyirikan dan air dan udaranya sangat bagus, sesuai dengan tabiat manusia. Pendapat lain mengatakan, makna Thaibah adalah penduduknya orang baik-baik. Dulu ada yang menyebut Madinah dengan nama Yastrib, padahal nama itu tidak disukai oleh rosullulloh dikarenakan Yastrib artinya caci maki dan kesusahan.

Penduduk asli kota madinah adalah suku aus dan Khazraj, disamping itu ada beberapa yahudi yang tinggal bersama mereka. Walaupun berbeda keyakinan, mereka dapat tinggal di Madinah dengan damai.

Letak Geografis kota Madinah

Madinah berada di dataran yang dikelilingi gunung dan bukit-bukit. Madinah beriklim gurun, dengan suhu berkisar antara 30-45 derajat di musim panas, dan suhu rata-ratanya antara 10-25 derajat Celcius.

Yang patut dicatat dalam sejarah kota madinah tentu saja adalah hijrahnya nabi muhammad dan pengikutnya di kota ini. sejak itu islam mulai mendapat “angin segar” dan dapat berkembang pesat karena dukungan masyarakat di sana. Kaum Anshar (penduduk asli kota madinah ) berhasil dipersaudarakan oleh Nabi Mmuhammad dengan kaum muhajirin ( orang-orang mekah yang menyertai nabi hijrah). Kemudian nabi membangun masjid nabawi yang merupakan pusat pemerintahan. Di masjid inilah islam diajarkan dan disebarkan di seluruh dunia.

0 komentar:

Posting Komentar

Scroll To Top