Tampilkan postingan dengan label Saat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Maret 2016

SAAT KITA IKHLAS

TAHUKAH ANDA, REZEKI BERLIPAT DATANG SAAT KITA IKHLAS..?

Kisah ini terjadi pada seorang lelaki yang mempunyai tanggungan istri dan anak. Si Bapak ini sebut saja Pak Ali adalah lelaki pekerja keras yang bersedia bekerja serabutan asal halal untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Pada suatu hari Pak Ali pulang dari melakukan pekerjaan serabutan dan menerima gaji pertamanya sebesar Rp.75.000. Dengan hati penuh syukur ia segera pulang ke rumah untuk menjumpai istri dan anaknya hendak menyampaikan kabar gembira tersebut. Terbayang apa yang akan dibelinya dengan uang hasil gaji pertama tersebut. Istri dan anaknya pun turut senang dan bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki yang telah diberikan kepada mereka.
Dengan penuh sukacita Pak Ali segera membuka saku belakang celana untuk meraih dompetnya. Tapi meskipun dengan sepenuh hati mencari, dompetnya tetap tidak ditemukan. Pak Ali kemudian mencoba menyusuri jalanan yang dilaluinya saat masuk ke dalam rumah. Siapa tahu dompetnya tercecer. Tapi tdak ditemukan. Entah kemana dompet itu raib seketika. Sadarlah Pak Ali kalau dompetnya hilang, entah dicopet orang atau jatuh. Dompet yang berisi hasil kerja kerasnya sebulan hilang begitu saja. Hilang sudah harapan dan sukacitanya.

Akhirnya meski dengan hati sedih, marah dan menyesal karena kelalaiannya, Pak Ali kemudian pasrah dengan nasibnya. Dia menyadari bahwa itu adalah bagian dari rencana Allah untuknya dan keluarganya. Dia paham bahwa Allah tidak mungkin memberi cobaan yang tidak bisa ditanggungnya.
Kemudian terbersit dalam pikiran Pak Ali untuk mengirim surat pembaca di satu koran lokal yang terkenal di daerahnya. Siapa tahu ada yang menemukan dompetnya dan bingung mau mengembalikan kemana.

Hari demi hari berlalu, Pak Ali kembali bekerja serabutan sambil mengecek surat kabar di tempat kerjanya, siapa tahu ada berita mengenai dompetnya. Ternyata tidak ada. Meskipun hampir putus asa Pak Ali tetap ikhlas dan percaya bahwa Allah pasti menunjukkan jalan. Karena setiap hari membaca surat kabar Pak Ali menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian, kemampuan dan pengalamannya. Dengan memberanikan diri Pak Ali datang ke perusahaan tersebut dan menemui bagian personalia. Ternyata Kepala Bagian Personalia adalah teman sekolah Pak Ali dulu dan sering membantunya mengerjakan PR. Pak Burhan nama teman Pak Ali itu sangat senang bertemu dengan Pak Ali kembali dan mengajukan rekomendasi kepada perusahaan untuk menerima Pak Ali bekerja dengan gaji awal Rp. 750.000. Betapa bahagianya Pak Ali dengan berita itu. Sambil mengucap syukur pada Allah Pak Ali menyadari bahwa dengan keikhlasannya atas dompetnya yang hilang membuat ia mendapatkan rezeki 10 kali lipat.

Maha Suci Allah. Setiap masalah, kesukaran dan kebuntuan yang kita rasakan dalam hidup adalah salah satu cara Allah menguji kita. Apakah kesukaran itu membuat kita jauh atau semakin dekat kepadaNya. Kesukaran adalah jalan masuknya rezeki, jika kita bisa menerimanya dengan ikhlas dan sabar. Rencana Allah adalah yang terbaik bagi hambanya. Meskipun harus dipenuhi jalan berliku yakinlah bahwa ujungnya akan manis.
Wallahu a'lam.

Jumat, 04 Maret 2016

Sholat

Sholat Dalam Perjalanan Saat Umroh

Yang tidak kalah  pentingnya untuk diketahui oleh jamaah umroh adalah cara melakukan sholat  dalam perjalanan. Jamaah umroh perlu mengetahui hal ini supaya umroh yang dilaksanakan bisa mendapat umroh yang mabrur yang salah satu indikasinya adalah tidak ketinggalan dalam hal yang wajib dan sunah walaupun dalam perjalanan. Perjalanan umroh menempuh waktu yang lumanyan panjang terutama bila tidak ikut pesawat yang langsung Jakarta-Jeddah sehingga harus transit  dulu di negara tetangga misalnya di Malaysia atau bangkok dulu . Disana kita harus menunggu penerbangan dan tinggal di bandara beberapa jam maka perkara sholat saat bepergian jauh ini harus kita perhatikan.

Sholat dalam Perjalanan

Pada dasarnya ada 2 cara melakukan sholat dalam perjalanan yaitu di qashar dan di jamak. Pengertian sholat qashar adalah sholat yang diringkas menjadi 2 rokaat.  Sholat yang boleh diqashar adalah sholat yang 4 rakaat yaitu dhuhur,asar, dan isya.  Sedangkan sholat jamak adalah menggabung 2 sholat dalam satu sholat. Bila di kerjakan di awal waktu misalnya sholat dhuhur dan asar dikerjakan saat sholat dhuhur disebut sholat jamak taqdim, Bila dikerjakan di akhir waktu misalnya sholat Dhuhur dan Asar dikerjakan saat sholat asar disebut jamak takhir. Pada dasarnya sholat qashar dan jamak adalah 2 hal yang berlainan tetapi sering keduanya dikerjakan bersamaan. Contohnya sholat dhuhur dijamak dengan asar kemudian diqashar dikerjakan 2 rakaat- 2 rakaat . Sholat seperti ini disebut sholat jamak qashar.

Apakah sholat ketika perjalanan jauh harus diqashar dan di jamak dan tidak boleh dikerjakan secara sempurna?

Dalam hal ini sebenarnya ada 3 pendapat yang membahas hal ini.
  1. Pendapat yang pertama  sholat dalam perjalanan harus diqashar
  2. Pendapat kedua melakukan sholat dengan cara qashar  dalam perjalanan hukumnya sunnah
  3. Pendapat ketiga mengatakan makruh hukumnya menyempurnakan sholat dan sangat disunahkan untuk melakukan qashar.

Intinya dari ketiga pendapat tersebut diatas  adalah lebih baik sholat dalam perjalanan umroh dilakukan secara qashar, walaupun tidak ada larangan dikerjakan secara sempurna misalnya ketika kita sholat di bandara bertepatan dengan sholat waktu sholat jamaah.

Menjaga sholat secara berjamaah juga hal yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu perlu juga dipilih orang yang dituakan dalam rombongan (dalam hal ini misalnya ukurannya sudah  pernah haji atau mempunyai pemahaman agama lebih dari yang lain) untuk memimpin sholat jamaah.  Segera melaksanakan sholat ketika waktu sudah tiba atau kesempatannya ada, baik itu dengan dijamak dan diqashar adalah pilihan terbaik sholat dalam perjalanan.

Berita Terkenal

Scroll To Top