Tampilkan postingan dengan label KAMU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KAMU. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Maret 2016

GAJI YANG BIKIN KAMU...


BUKAN GAJI YANG BIKIN KAMU KAYA TAPI...

It's not your salary that makes you rich. It's your spending habits.

Bukan gaji yang bikin kamu kaya tapi kebiasaan mu dalam membelanjakan uang...

Lihat Senyum Leonardo d'Caprio di atas
Entah menyemangati atau mengejek kamu
Tapi yang tertulis itu benar
bukan gaji yang bikin kamu kaya
tapi kebiasaan belanja mu

Kebiasaan belanja bakal jadi bencana
jika tak tahu bagaimana mengelolanya
sebanyak apapun yang kamu hasilkan 
tetap habis jika belanja jor-joran tak bisa kamu elakkan

Belanja itu hakikatnya adalah
membeli apa yang kamu butuhkan
bukan yang kamu inginkan

Bagaimana membedakan kebutuhan dan keinginan?
Kebutuhan adalah apa yang kamu perlukan untuk kelangsungan hidupmu
Artinya kalau tidak membelinya hidupmu bisa terancam
Seperti makan, pakaian, tempat tinggal bahkan menabung
Sementara keinginan adalah apa yang kamu perlukan untuk membuatmu senang
atau tampak menyenangkan
Tanpa membelinya pun kamu bakal bai-baik saja
Makan di restauran mewah, pakaian yang harganya mahal, 
apartemen yang cicilannya berat untuk kantongmu.

Sudah lihat bedanya bukan?
Bijaklah sebelum berbelanja
Tanyakan apakah ini memang kebutuhan?
Atau hanya keinginan semata?
Kebanyakan orang membelanjakan sesuatu
untuk membeli yang tidak mereka butuhkan
untuk mengesankan orang yang tidak mereka kenal
dengan uang yang belum tentu mereka punya
Itu sebabnya banyak bank yang menerbitkan kartu kredit

Pantas saja kebiasaan ini akan tetap membuatmu kere
Sebanyak apapun uang yang kamu hasilkan...

Sabtu, 26 Maret 2016

PUNYA PENGHASILAN LUMAYAN


8 KEBIASAAN YANG BIKIN KAMU TETAP KERE MESKI PUNYA PENGHASILAN LUMAYAN

Apa yang bikin kamu tetap kere padahal kamu punya penghasilan tetap yang lumayan setiap bulannya. Uangmu seolah tidak pernah cukup dan bikin kamu nombok setiap bulan. Apa saja kebiasaanmu yang bisa bikin kamu tetap kere selamanya, sebanyak apapun uang yang kamu hasilkan? Ini dia daftarnya :

# 1. Besar Pasak Daripada Tiang
Ungkapan ini pasti sudah tidak asing lagi bukan? Kalau pengeluaran selalu lebih besar dibanding pemasukan dijamin uang yang kamu punya, berapapun banyaknya pasti cepat habis dan mungkin harus berutang untuk membiayai pengeluaranmu yang over. Apalagi kalau kamu tipe orang yang susah mengontrol keinginan untuk membelanjakan uang. Tetap jaga pengeluaran pada level konstan sambil mencari cara untuk meningkatkan penghasilan.

# 2. Fokus pada Masa Sekarang dan tidak Memperdulikan Masa Depan
Biasanya jika seseorang tidak dapat menyelesaikan masalah maka mereka cenderung mengabaikannya. Begitu juga dengan masalah uang. Umumnya orang hanya peduli pada kebutuhannya saat ini sambil berharap bahwa akan tercukupi dengan sendirinya. Itu tidak benar! Masa depan harus disiapkan mulai dari sekarang.

# 3. Menganggap Terlalu Dini untuk Menabung
Saat masih muda, sangat mudah untuk terbawa emosi untuk konsumtif, membelanjakan uang untuk kesenangan. Orang sering menyangka terlalu dini untuk menabung atau investasi. Padahal semakin cepat kita menabung atau berinvestasi semakin cepat kita memetik hasilnya ataupun memperoleh pelajaran. Tidak ada kata terlalu cepat untuk menabung atau investasi, seberapa kecil atau besar penghasilan kamu.

# 4. Tidak Mencatat Keuangan
Di akhir bulan kamu sering kelabakan karena kehabisan uang sementara banyak kewajiban yang masih perlu kamu selesaikan. Kamu tidak mencatat pengeluaranmu. Kalaupun dicatat kadang yang teringat hanya pengeluaran yang besar tanpa memperhatikan pengeluaran yang kecil tapi sering. Beli cemilan dan makan di luar beberapa kali, mungkin kamu pikir hanya recehan tapi kalau kamu mulai mencatatnya itu bisa menjadi bencana karena ternyata jumlahnya lebig banyak dari perkiraan kamu.
Buatlah satu pembukuan sederhana yang mencatat aliran uangmu. Kontrol diri untuk konsumtif dan membelanjakan uang yang tidka perlu.

# 5. Kamu tidak Menetapkan Budget
Kamu memang mungkin mencatat keuanganmu dengan baik, tapi kamu tidak menetapkan budget atau batas uang yang bisa kamu belanjakan untuk satu item. Misalnya beli kosmetik budgetnya berapa sebulan, demikian juga dengan baju, sepatu, tas bahkan cemilan. Hal ini bisa membuat kondusi keuanganmu kolaps karena kamu belanjakan semua uang yang kamu punya.
Coba tetapkan budget untuk setiap item dan konsistenlah dengan itu. Jangan tergoda untuk korupsi, meski itu uangmu sendiri.

# 6. Kamu tidak Perjelas Kebutuhanmu
Buat skala prioritas mana barang yang kamu sangat perlukan, kurang diperlukan atau barang yang sekedar kamu inginkan. Pemilahan ini akan membantu kamu membuat keputusan, mau dibelanjakan apa uangmu terlebih dahulu. Kalau kamu mau kaya ya harus berani mengorbankan keinginan untuk membeli barang yang tidak kamu inginkan, barang yang tidak masuk daftar barang prioritas. Tetapkan tujuan keuanganmu dengan jelas, kalau perlu tulis dna konsisten dengan rencana yang sudah kamu susun.

# 7. Mengabaikan Utang
Utang sekarang ini semakin lama semakin tinggi bunganya jika kamu tidak disiplin melakukan pembayaran. Berani berutang harus berani membayarnya. Jangan macam-macam dan mengabaikan kewajiban ini, karena utang bisa mencekikmu sampai mati jika terus tertumpuk, terus bertambah karena sistem bunga berbunga.
Prioritaskan dalam agenda bulanan kamu untuk membayar utang tepat waktu dan sesuai jumlah tagihan. Jika punya uang hindari membayar tagihan kartu kredit dengan saldo minimal.

# 8. Suka Latah Beli Gadget Terbaru
Mengikuti trend teknologi itu sah-sah saja. Kamu bisa selalu ganti handphone atau tablet dengan keluaran terbaru meski yang lama masih bagus. Tapi percayalah itu akan membebani keuanganmu. Tidak salah membeli gadget teranyar jika memang kamu membutuhkannya untuk menunjang pekerjaanmu yang ujung-ujungnya bisa membuatna lebih efektif, cepat dan memasukkan uang lebih banyak ke kantongmu. Tapi kalau sekedar tuntutan gaya-gayaan dan tidak ingin kalah bersaing dengan orang lain, mending lupakan saja.

Itulah 8 kebiasaan yang bikin kamu tetap kere meskipun kamu punya penghasilan tetap yang lumayan. Mulailah mengatur keuangan dari sekarang sebelum kamu memanen kesulitan di masa datang. Salam..

Jumat, 25 Maret 2016

MAU SUKSES..? BELAJARLAH..!

KALO KAMU MAU SUKSES BELAJARLAH UNTUK "MENCURI"!

Judulnya kedengaran sangat menyesatkan bukan? Kalau mau sukses harus belajar "mencuri". "Sukses itu gampang", seolah baru kemarin seorang mentor mengatakannnya. " Cari orang sukses dan lakukan seperti apa yang mereka lakukan," katanya. Inilah pengenalan pertama saya dengan dunia modeling. Modeling di sini bukan yang muncul di majalah-majala atau TV sebagai bintang iklan. Tapi modeling adalah sebuah proses mencari tahu dan mempelajari dengan seksama apa yang dilakukan oleh para ahli. Hasil akhirnya adalah sebuah gambaran yang lebih baik tentang apa yang para ahli lakukan ketimbang apa yang bisa disampsaikan oleh para ahli tersebut.

Kita manusia, belajar secara osmosis. Maksudnya semakin lama kamu berada di sekitar seseorang maka secara tidak sadar kamu mulai ikut terpengaruh dengan kebiasaannya. Dengan asumsi kamu berada di sekitar orang sukses, ikut mereka kemana aja maka kamu akan memetik beberapa hal yang membuat mereka sukses.

Mungkin kamu bilang, ah masa sih, aku kan bukan orang bego, aku punya gelar master dan aku orangnya cepat belajar, ngapain juga harus ikut-ikutan di bawah ketek orang? Begitu mungkin yang terbersit dalam pikiranmu. Jawaban saya terhadap kalimat di atas adalah "jika kamu tau bagaimana seseorang melakukan sesuatu dengan melihat secara langsung bagaimana mereka melakukannya, maka itu akan meningkatkan kemampuan berlatihmu.

Kebanyakan training yang dibuat akhir-akhir ini lebih menekankan pada konten atau materi pelatihan / training. Jangan salah, konten atau materi itu penting tapi hanya menjadi satu bagian penting untuk mencapai kesuksesan. Perlu membuat batasan yang jelas antara "APA" dan "BAGAIMANA". Tahu Apa yang dilakukan itu satu hal, dan tahu BAGAIMANA melakukannya itu hal yang lain lagi. Ada jutaan buku, blog, podcast, postingan facebook, kata-kata seseorang memberitahu orang lain dan informasi mengenai apa yang harus dilakukan untuk sukses. Tapi kenyataannya informasi ini tidak menghasilkan banyak orang sukses dan milyuner dadakan di dunia bukan? Jawabannya gampang, sekedar tahu apa yang harus dilakukan untuk sukses itu tidak cukup.  Kamu juga harus tahu bagaimana melakukannya. Inilah yang disebut modeling, mencontoh (mencuri) langkah-langkah apa yang dilakukan oleh orang lain untuk sukses dan menyesuaikannya dengan kebutuhan kamu.

Setiap hari kita dihadapkan pada sesuatu dimana ada sesuatu yang ingin kita lakukan. Sesuatu yang mampu untuk kita lakukan tapi kita tidak melakukannya. Ini adalah kondisi yang berulang terus menerus dan terjadi pada kita setiap hari. Lalu kenapa kita tidak melakukannya. Salah satu alasan yang paling jelas adalah kita tidak tahu bagaimana melakukannya. Di sinilah peran modeling atau mencontoh atau mencuri cara orang lain melakukannya.

Perlu ditekankan kalo modeling itu bukan hanya penuh dengan teori tetapi berdasarkan pengalaman orang lain, sudah teruji dan terbukti pada orang lain. Kalau ingin turun berat badan cobalah berada di sekeliling orang yang punya gaya hidup sehat, maka lambat laun kita akan ketularan semangat dan kebiasaan mereka tanpa kita sadari. Sehingga tidak perlu membuang-buang uang untuk program diet atau membatasi makanan yang bikin kamu stress berkepanjangan. Memang butuh kerja keras. Tapi memangnya ada sukses yang didapatkan dalam semalam?

Jadi kalau kamu mau sukses cari orang yang sukses di sekitar kamu, tempelin dia, bantu-bantu apa yang bisa dibantu sambil belajar bagaimana dia membangun kerajaan kesuksesannya. Saya menutup tulisan ini dengan sebuah kutipan " Artis yang baik cuma bisa meniru orang lain, tapi artis yang hebat adalah yang bisa mencuri karakter /kemampuan orang lain dan memodifikasinya menjadi miliknya, sehingga orang mengenal kalau itu dia dan bukan orang lain." Salam Sukses!

Berita Terkenal

Scroll To Top