Tampilkan postingan dengan label HAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HAL. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Maret 2016

TIDAK BISA DITOLERIR


12 HAL KRITIS YANG TIDAK BISA DITOLERIR !

Pengen hidup bahagia dan senang? Tentu saja. Karena senang, bahagia dan happy itu dambaan semua orang. Tetapi kadang dalam menjalani kehidupan, banyak masalah yang datang dan tidak dapat ditangani seolah kita ingin terjun ke jurang saja. Lari dari permasalahan ataupun bunuh diri tidak akan menyelesaikan masalah. Sebaiknya tahu batasan diri sendiri mana hal yang masih bisa ditolerir dan mana yang sudah tidak bisa ditolerir lagi atau tak bisa dipertahankan lagi.

Berikut ini masukan hal-hal yang sebaiknya dipertimbangkan untuk tidak ditolerir lagi.
  1. Tidak bahagia di tempat kerja. Orang hidup untuk mencari kebahagiaan dan kepuasan diri, Jika anda terjebak dalam pekerjaan yang membosankan, menyakitkan dan membuat anda tidak nyaman, berpikirlah untuk segera meninggalkan tempat tersebut dan mulai mencari pekerjaan yang lain. Kesehatan jiwa dan kebahagiaan anda jauh lebih penting dibanding uang atau upah yang dihasilkan dari pekerjaan tersebut. Memang tidak mudah untuk memutuskan keluar dari pekerjaan tapi jika anda tidak memutuskan segera, kebahagiaan andalah taruhannya. 
  2. Perjalanan jauh yang tak perlu dan melelahkan. Hidup ini memang perlu untuk bersenang-senang. Tapi melakukan perjalanan jauh yang tidak perlu dan tidak memberikan nilai tambah untuk pengembangan diri anda perlu dikaji ulang. Energi ataupun uang yang banyak yang telah dikerahkan tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh.
  3. Gaya hidup yang tak sehat. Gaya hidup yang suka begadang, mengkonsumsi junk food yang tinggi lemak dan kurang serat, merokok, kurang olahraga itu membahayakan kesehatan. Kesehatan adalah aset penting yang harus dijaga, karena sekali seseorang terkena penyakit butuh waktu dan dana untuk mengatasinya, itupun belum tentu pulih seperti sedia kala. Katakan selamat tinggal pada gaya hidup yang tak sehat.
  4. Hubungan yang semakin mengering. Jika terjebak dalam hubungan yang tidak mengalami perkembangan, stagnan, tanpa ada percikan api romantis yang selalu menghangatkan, perlu dikaji ulang apakah terus bertahan atau mengakhirinya. Hidup berpasangan harusnya membuat hati dan hari lebih indah. Tapi jika ternyata hubungan itu hanya menguras emosi, membuat tertekan dan merasa tidak nyaman, perlu diperhatikan apakah hubungan ini masih bisa ditolerir agar bisa diperbaiki atau tidak.
  5. Kehidupan yang kacau balau. Kehidupan yang senantiasa dikejar deadline, sibuk dikejar waktu, seolah 24 jam tidak cukup untuk menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya sehingga tidak punya waktu untuk diri sendiri, untuk keluarga dan untuk teman-teman. Membuat hidupnya menyedihkan, anak-anak tak terurus, perkawinan di ujung tanduk dan teman-teman semakin menjauh, amsihkah hidup seperti ini bisa ditolerir?
  6. Negativitas. Pikiran negatif yang terus menerus membayangi diri dan pikiran akan menimbulkan citra negatif yang dipancarkan oleh gerak tubuh. 
  7. Kebanyakan barang. Barang yang banyak membuat hidup jadi tidak tertata, menghabiskan energi untuk mengurusinya. Bagaimanapun hidup simpel itu lebih baik.
  8. Masalah keuangan. Kalau punya masalah keuangan yang tak kunjung membaik, artinya ada sesuatu yang salah di sini. 
  9. Hidup penuh kepalsuan. Bagaimanapun menjadi orang lain itu melelahkan, lebih baik menjadi diri sendiri, tampil apa adanya. Tak perlu menjadi palsu hanya untuk menyenangkan orang lain.
  10. Hidup yang tidak nyaman dan membosankan. Jika hidup sudah terasa tidak nyaman dan membosankan segera lakukan sesuatu untuk mengubahnya. Jangan sampai kita mati menyesali diri karena tidak bahagia selama hidup di dunia.
  11. Hidup mengabaikan dan diabaikan. Hidup itu idealnya memperdulikan dan diperdulikan oleh orang lain. Karena tidak ada orang yang bisa hidup sendiri tanpa orang lain.
  12. Kurangnya komunikasi. Komunikasi diperlukan untuk menjangkau orang lain agar sennatiasa terkoneksi dengan kita. Kalau komunikasi sudha jarang dilakukan akan menjauhkan kita dari orang-orang yan kita senangi dan itu tidka menyenangkan.

Jika sudah mendapatkan 12 hal kritis dalam kehidupan anda ini, segeralah lakukan perubahan. Hidup itu untuk dinikmati bukan untuk disesali..

Senin, 07 Maret 2016

Tentang REZEKI

4 HAL YANG MEMANDEKKAN REZEKI

Rezeki terasa seret, mandek dan tidak berjalan lancar? Mungkin ada yang salah dalam keseharian kita atau Allah membenci kita? (mungkin ini yang ada dalam pikiran kita). Ketahuilah Allah Maha kasih terhadap hamba-hambanya. Tidak mungkin Allah menzalimi kita. Jika kita berada dalam kerugian semata-mata karena ulah kita sendiri.

Diantara ulah kita yang bisa memandekkan rezeki adalah :

Tidur di waktu pagi
Nenek bilang jangan suka telat bangun nanti rezekinya dipatok ayam. Masa iya? kok sampe sekarang belum ada ayam yang kaya ya? Itu salah satu anekdot yang menganjurkan kita untuk bangun pagi. Ayam saja sudah berkokok sejak subuh, berpagi-pagi membangunkan manusia agar segera mencari rezeki. Telat bangun akan membuat badan menjadi lemas, kurang gairah dan kurang semangat untuk bekerja. Jika perasaan tersebut yang mendera kita jangan harap rezeki akan datang. Rezeki hanya datang pada orang yang bersungguh-sungguh mengusahakannya.

Sedikit Shalat
Ada orang yang melaksanakan shalat hanya sekedarnya. Sekedar melepaskan kewajiban tanpa ada keingin untuk memperbaiki shalatnya. Dia tidak paham bahwa shalat adalah media komunikasi hamba dengan Rabbnya. Shalat lah yang menjembatani keinginan hamba kepada Rabbnya. Jika selama ini ibadah hanya sekadarnya, sangat sedikit dengan kualitas rendah, tidak pernah khusyu, maka Allah juga tidak akan meliriknya, karena dianggap tidak sungguh-sungguh mengharapkan rezeki Allah. Rezeki hanya datang pada orang yang memperbaiki ibadahnya.

Malas
Malas adalah salah satu penyakit hati yang berbahaya. Malas membuat kita tidak produktif, tidak berbuat sesuatu untuk hidupnya bukan karena tidak bisa tetapi karena tidak mau. Orang malas rezekinya jauh karena tidak berusaha untuk mencarinya. Dia berharap bahwa rezeki akan turun dari langit meskipun ia seharian tidur di rumah atau melakukan hal-hal yang diinginkannya. Rezeki hanya diberi pada orang yang memang pantas dan telah berusaha untuk mendapatkan rezekinya.

Suka khianat
Orang yang suka khianat sudah memiliki cap sebagai orang yang tidak dipercaya. Ingatkah Kisah Rasulullah SAW yang dijuluki Al Amin (yang terpercaya)? Karena beliau adalah orang yang dapat dipercaya, tidak pernah berkata bohong. Semua orang berani mempercayakan dagangannya kepada Rasulullah SAW termasuk seorang wanita kaya yang terhormat bernama Khadijah yang kelak ditakdirkan Allah menjadi istrinya. Jika sudah tidak dipercaya orang bagaimana bisnis bisa berjalan lancar? Partner bisnis, suplier, klien ataupun konsumen akan meninggalkan kita karena dianggap kita tidak profesional, tidak menguntungkan, tidak bisa dipercaya bahkan jadi penghalang dalam memajukan usaha. Hal ini otomatis akan memandekkan rezeki kita.

Itulah 4 hal yang bisa memandekkan rezeki Allah. Lakukan yang terbaik dalam hidup dan kejarlah rezeki Allah dengan sungguh-sungguh. Yang bersungguh-sungguhpun kadang tidak dapat atau dapat cuma sedikit apalagi jika tidak diusahakan sungguh-sungguh.

Berita Terkenal

Scroll To Top